Friday, March 21, 2025

Social Order much ?

 Kemaren waktu pulang naik grab dari kantin, Tania tiba-tiba nanya "Dad, bagaimana meningkatkan keteraturan sosial di Indonesia?"

Gue terperanjat....ni anak ga ada obrolan yang lebih ringan apa ? Pulang sekolah capek-capek abis ekskul, dia malah nanyanya gitu.

Separuhnya gue bangga anak umuran segitu udah pengen punya wawasan yang lebih daripada teman-teman seusianya, karena gue tau pasti waktu gue seumur dia boro-boro nanya keteraturan sosial, kata keteraturan ajah rasanya sesuatu yang gak gue banget LOL.

Berfikir sejenak bagaimana cara menyampaikan ke anak gue tanpa terkesan menggurui (padahal gue tau , satu-satunya alasan dia nanya ke gitu sama gue karena gue (pernah jadi) guru. Gak mungkin dia nanya hal yang kaya gitu sama emaknya, yang juga guru dan kepala sekolah.

"You are Indonesian right ?" 

"Yes i am"

Take a look at your daily life and how you consciously made your daily choice. Tau besok ada ulangan, pulang malah tidur siang...egh bablas sampe besok pagi , gak belajar. Bagaimana meningkatkan keteraturan dalam hidup ini butuh kesadaraan yang baik bagi setiap orang Indonesia. Kayak mesin yang gak ada tombol off nya, kesadaran akan keteraturan harus ada terus, karena kita tau bahwa keteraturan yang akan memudahkan hidup kita, jangan salah, life is chaos too, tetapi menjaga keteraturan adalah salah satu hal yang menjadikan pondasi hidup bersama dan bermasyarakat. 

Dikarenakan kehidupan dan alam semesta ini bersifat entropi, maka keteraturan adalah sesuatu yang tidak bisa otomatis, harus ada effort dan diperjuangkan, oleh karena itu diperlukan namanya kesadaran.

Kesadaran dalam berfikir, berucap dan bertindak. Sekarang banyak orang Indonesia yang tidak sadar dalam tiga hal itu, makanya boro-boro keteraturan, yang ada yah ketidak teraturan.

Kesadaran penuh 24/7 hanya milik Budha Gautama heheheheh.....kadang ajah daddy masih nyerobot lampu merah kok.

Semua hal yang baik dan positif itu memang harus diperjuangkan termasuk juga kesadaran. Semua hal yang di biarkan begitu saja akan jatuh ke tidakteraturan. Contohnya rumah Oma, karena sekarang tidak ada yang tinggalin dan urusin, jadi cepet rusak kan ? nah semua hal yang di biarkan akan jadi lebih buruk, bahkan sesuatu yang buruk itu mulai dari pembiaran...ignorance never actually a bliss.

Bayangkan kalau Indonesia itu negara yang lebih teratur, seperti Singapura contohnya, atau Jepang yang bisa dijadikan standard keteraturan di Asia. Dimana orang tua bisa melepas anak umur 6 tahunnya untuk pergi ke sekolah dengan kendaraan umum tanpa harus was-was dilecehkan atau diculik.

Ketika orang yang Handphone atau dompetnya tertinggal di tempat umum bisa menemukannya di tempat semula keesokan harinya.

Selain kesadaran, harga diri yang tinggi akan nilai luhur yang dianut juga bisa dijadikan faktor untuk memperoleh dan membentuk keteraturan sosial. 

Ketika sekolah masih memperjuangkan anak kecil bisa membaca dan berhitung ketimbang bagaimana caranya berbagi, berbuat baik , bersabar, tidak mengambil milik orang lain.

Ketika dengan santainya ngambil bunga buat anaknya di pekarangan rumah orang tanpa izin 

Ketika orang tua lebih bangga anaknya bisa baca ketimbang tidak menjambak rambut kakaknya ketika tantrum...maka perjalanan kita menuju keteraturan masih jauh dan panjang.

So, am i answering your question ce ?

Friday, November 29, 2024

Three left always makes a right

 Ada dua kejadian yang bisa mengajarkan hal yang sama.

KEJADIAN PERTAMA

Al melakukan kesalahan, dimarahin lah dia. Trus dia protes "But cece is also doing that".

KEJADIAN KEDUA

Tania dapet nilai jelek di ulangan matematikanya, dimarahin lah dia. Trus dia protes "But all my classroom get a bad score, it is a whole class remedial"

Gue yakin banyak banget orang tolol yang tetap merasa dirinya benar walaupun dia melakukan kesalahan, karena orang lain juga melakukannya.

Itu dia kenapa banyak orang membenarkan sesuatu, walaupun itu secara moral salah.

Pernah baca artikel dibawah ini gak ? Guru di penggal gara-gara murid berbohong

Yang males baca gue kasih tau ringkasannya yah : ada sekumpulan orang beragama memenggal seorang guru karena dianggap phobia agama, tetapi ternyata tuduhan itu bohong.

Kata "orang beragama" dengan kata "memenggal"  saja sudah miris kalau berada dalam satu kalimat.

2 kesalahan tidak akan pernah membuat hal itu jadi benar.

Persis sama dengan logika karena suku A membantai suku B , maka boleh suku B membantai suku A.

Menjustifikasi pembantaian orang Yahudi oleh Hitler dengan pembantaian orang Palestina oleh orang Israel....itu sama tololnya...apalagi yang mengeluarkan statement itu adalah orang beragama. Kecuali emang agama elo cemen ajarannya.

pernah denger ujaran "Two wrong does not makes it right"

Karena orang lain melakukan ketololan, bukan berarti elo boleh ikut tolol. Take the high road, kalau kaga ya elo emang sama tololnya.

Hal ini gue ajarin juga ke anak-anak gue. 

Daripada nanti kalau sudah besar dia kudu nyari lem buat nyambungin kepala orang #ehhh


Thursday, October 31, 2024

The subway theory

 Anak gue altair males sekolah,dia malas bangun pagi, dia males banget belajar, maunya main komputer.

Trus kemaren dia bilang, gue mau kerja ajah, di subway jadi tukang bikin sandwich..lol.

"It is easier, you just put stuff on the bread" katanya.

Gue pernah bilang bahwa dirumah ini cuma ada 2 macam orang, yang belajar sama yang cari duit or kerja.Gak boleh ada pemalas.

Dia pikir kerja jauh lebih mudah daripada belajar (jadi pelajar).

Argumen dia selalu "Kenapa gue kudu belajar ini semua kalau nanti kagak kepake ketika gue gede?" emaknya gelagapan kalau ditanyain kaya gitu, karena dia juga punya pemikiran yang sama.

Gue ? hohohoho, ntar dulu, sini gue ceramahin kenapa elo kudu bikin PR, belajar hal yang elo kagak pake, belajar untuk ulangan...

Didalam hidup yang akan elo lalui, manusia itu akan dipaksa untuk terus belajar/berkembang/berubah.Bahkan ujaran tidak ada yang kekal di dunia ini kecuali perubahan itu betul adanya.

Sekolah, walaupun keliatannya gitu-gitu ajah dan monoton, justru memiliki banyak kondisi yang menuntut perubahan dari anak-anak, kemaren matematika eh sekarang bahasa, tadi pagi sejarah sekarang biologi, minggu lalu lagi ngomongin sriwijaya eh minggu ini udah sampe majapahit.

Pelatihan yang didapat dari sekolah itu lebih kepada kebiasaan dalam menerima perubahan, kemampuan adaptasi, kemampuan belajar hal baru, kemampuan menghadapi tekanan (kalau lagi ujian), disiplin, belajar mendengarkan dan menyimak...Anak sekarang saking demen short video, span of concentration mereka sangat pendek, padahal di dunia nyata kalau mau sukses kita dituntut untuk punya konsentrasi yang cukup.

Pelatihan di sekolah adalah pelatihan yang membiasakan, pernah dengar ujaran "sukses, harus dipaksa".Itu benar di dalam kehidupan. Pernah lihat atlit olimpiade ? selama 4 tahun memaksa diri tiap hari untuk latihan, bangun pagi, makan teratur dan diatur untuk sebuah event yang belum tentu elo menang dapat medali emas.Sekolah ? terpaksa bangun pagi, terpaksa bikin PR, terpaksa belajar hal baru, terpaksa pake seragam (or not), terpaksa mematuhi aturan..semuanya serba terpaksa..."tapi aku gak merasa dipaksa", well good for you, kuncinya senanglah dengan kegiatan yang akan bikin elo sukses....dan lo and behold, kebahagiaan dan kesenangan adalah hal yang bisa elo atur sendiri.

Hidup ini kalau elo mau berhasil , ya harus di paksa, kalau elo gak paksa diri elo, orang lain atau keadaan yang akan memaksa elo, elo pikir elo seneng bekerja setiap hari ? pasti ada hari-hari elo gak pengen pergi kerja kan ? but you do it anyway...intinya hidup itu penuh dengan pemaksaan...wong gravitasi itu memaksa elo untuk tidak terlalu cepat berpindah dari satu titik ke titik yang lain.

Terlepas elo bakalan pakai rumus phytagoras dalam kehidupan sehari-hari elo atau kaga, belajar sesuatu yang baru is always a must,elo pacaran, belajar jadi pacar yang baik, elo pindah kerja,belajar lagi korporate traditionnya, SOPnya....elo punya usaha sendiri ho..ho...ho malah lebih parah, sekarang elo harus belajar semuanya dari hulu sampai hilir..."Tapi aku kan kaya , bisa hire orang untuk melakukan hal itu semua", yeah well, siap-siap di tipu....sama orang lain atau sama perasaan elo sendiri.Apalagi? menikah? belajar jadi suami (its never ending believe me),punya anak (really ?) dan ketika elo punya anak elo baru mengerti kenapa dulu elo harus sekolah.

"Yatapi, belajar kan gak harus sekolah" ya benar, bisa dimana saja, sebagai orang tua kalau elo sanggup menciptakan kondisi agar anak-anak elo bisa sustain belajar di rumah, ya silahkan ajah....wong pandemi kemaren membuktikan sebaliknya kok...banyak orang tua pengen anaknya gak dirumah dan sekolah cepet-cepet dibuka.

"Jadi mau bilang apa sama anak-anak yang gak mau sekolah?" the truth, it will set you free.

Bahwa sebagai orang tua yang nanti mati dan meninggalkan anaknya untuk hidup di dunia yang penuh paksaan ini, sekolah adalah kondisi yang baik (Bukan terbaik, karena pedagogi dasar dimulai dari orang tua/rumah) untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia itu.


Saturday, October 19, 2024

Tentang pemilihan OSIS

 Kemarin di mobil anak perempuanku menanyakan banyak hal tentang formulir yang sedang dia isi, formulir pendaftaran keanggotaan OSIS.

Salah satu pertanyaannya adalah "Apakah kelebihan kamu?" , dengan mudah (dan PD) dia menjawabnya.

Pertanyaan berikutnya "Apakah kekurangan kamu?", dia bingung jawabnya, beda dengan bapaknya dulu yang dididik dengan suasana negatif typical orang tua keturunan Tionghoa yang sangat kurang afeksi dalam mendidik anaknya. Selama aku hidup lebih dari 25 tahun dengan orang tuaku tidak pernah sekalipun orang tuaku, menepuk punggungku dan mengatakan "good job" atau "bagus" (Dalam arti yang baik)...kalau "Bagusss....baru dimandiin udah main kotor-kotor lagi" itu sering tuh.

Anak sekarang showered with praise, anak sekarang sedikit-sedikit "good job!", "Kamu pinter banget sih", "wah keren yah" dan lain-lain.

Mereka sekarang terlalu PD dan kurang bisa melakukan refleksi yang riil ke dalam dirinya sendiri.

Wong gak juara ajah dapet piala, gak menang ajah dapat medali, gak berprestasi dapat piagam.

Pertanyaan selanjutnya "Kenapa kamu mau jadi pengurus OSIS?"

Dengan sigap mamanya memberikan isi-isi (bukan kisi-kisi) untuk menjawab pertanyaan itu, pada saat itu juga aku menegur istriku "Gausah dikasih tau dia mau ngisi apa, biarkan dia berpikir sendiri". "Nanti kalau kita udah mati masak dia datang ke kuburan ketok-ketok batu nisan minta dibantuin isi formulir ?"

"What do you think about your kekurangan ce ?" itu kataku, "Lihat cara kamu memperlakukan adikmu dan temanmu"

"Oh, i do not tolerate idiot" 

"Ya itu kekurangan kamu, kamu sulit bertoleransi, kamu sulit menerima pendapat orang lain yang tidak sejalan dengan kamu....apa lagi ?"

Saya pun membiarkan dia berfikir dan termangu. Padahal dengan mudah kita bisa menjabarkan kesalahan atau kelemahan orang lain, tapi itu tidak saya lakukan kepadanya, karena saya ingin anak saya memiliki kemampuan untuk menganalisa dan memahami dirinya sendiri.

Kemampuan untuk melihat kedalam diri dan bertanya pertanyaan yang penting, merupakan bekal hidup manusia dewasa. Dunia ini sudah terlalu banyak sama orang yang merasa berhak atas semuanya, padahal dunia tidak pernah berhutang apa-apa kepada mereka.

Kawinan, nutup jalan umum, ibadah nutup jalan umum (padahal ajarannya menyuruh menjadi berguna bagi orang banyak- bukan nyusahin orang banyak) , minta tolong tapi marah-marah, berhutang tapi galak....entitlement is a disease.Kalau ada orang yang kamu sayangi mau mati dan butuh secepatnya di tolong, baru kamu ngerti bahwa nutup jalan umum itu merupakan tindakan yang egois.

Hal-hal seperti ini harus diajarkan kepada anak kita, bukan semata-mata memecahkan soal matematika...yang sekarang pun mereka gak gitu bisa ...even perkalian.


Monday, October 14, 2024

Pendidikan dan Kurikulum..oh bakalan ada menteri baru

 



Gue ngenes sih nonton video ini, tapi di lapangan pun gue mendapatkan hal yang sama dan relate banget sama isi video ini.

Sistem pendidikan biasanya ditentukan oleh pemerintah untuk mendukung ekonomi growth di negara itu.
Contoh, di Eropa pada zaman industri, maka sistem pendidikan didesain agar murid2 yang lulus bisa bekerja di Industri dan menopang ekonomi negara tersebut.
Era Industri Indonesia itu belum matang, malah cenderung kena skip...lihat ajah berapa banyak industri tutup dan cabut dari Indonesia...karena setiap ganti pemerintah ganti kurikulum...otomatis pendidikannya gak konsisten dan gak sustainable.....egh....tiba2 nyobain (Iya nyobain, bentar lagi juga ganti lagi) kurikulum Finlandia....
Again, gak semua....iya ngerti....tapi kudu berapa banyak ? sampai timbul kesadaran bahwa ada yang salah.
Stunting dan kemampuan orang tua dalam mendidik (kemampuan membesarkan dulu deh...) juga memperburuk kualitas sumber daya manusia dimasa yang akan datang.
Butuh kesadaran kita semua sih buat mentarget titik titik penting dalam mengurai masalah pendidikan di Indonesia.

Omelan ini tidak memberikan solusi apa-apa,,, semoga pak Abdul Mu'ti bisa memberikan solusinya.

Tuesday, May 03, 2022

2 Mei 2022

Ing ngarso sing tulodo
Ing madya Mangun Karso
Tut wuri Handayani 

Suwardi Suryaningrat adalah orang yang sangat perduli tentang pendidikan, beliau percaya bahwa modal dari kemerdekaan adalah pendidikan.
Oleh karena itu beliau ikut berjuang di dalam sekolah taman siswa, Suwardi yakin bahwa semua aspek masyarakat harus terdidik apabila ingin bangsa ini menjadi tuan di negaranya sendiri. 

Menurut statistik dari kementerian kesehatan tahun 2016, 1 dari 3 balita yang lahir di Indonesia dalam keadaan Stunting, atau mengalami keterlambatan pertumbuhan (baik otak maupun badan) karena gizi buruk. 

Jadi tahun ini para balita stunting itu masuk sekolah, adalah tugas kita sebagai anggota bangsa untuk mencoba mendidik mereka dalam hal yang simpel dan berguna, seperti kebiasaan yang baik, kinerja, semangat pantang menyerah dan nilai-nilai luhur, semuanya tidak perlu IQ yang tinggi untuk memahami tetapi akan sangat berarti bagi mereka ketika dewasa nanti.

Ini masalah yang sangat pelik, more than you know, bisa kebayang gak 10-12 tahun dari sekarang 1 dari 3 orang yang megang smartphone bego dengan komen2 di sosmed yang lebih bego lagi dan bikin konten yang super bego ? Hanya karena tumbuh kembang mereka tidak sempurna akibat kurang gizi. 

It took a whole town to educate a children. Butuh satu negara untuk mendidik generasi muda, iya setiap dari kamu harus ikut serta.

Hari ini adalah hari pendidikan Nasional, sudah saatnya semua orang Indonesia berpendidikan, tidak cuma di sekolah tetapi juga di tata krama, di sosial media dan di dalam setiap tindakan yang tidak terlihat orang lain.





Gambar Oleh Chris Lebeau - Magazine De Boekenwereld, 32: 4 (2016), p. 15, Domain Publik, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=55972091

Monday, April 04, 2022

The science of repeating



Konon pada zaman pra-aksara (Pre historic atau pra sejarah) semua manusia purba berkomunikasi dengan gerakan tubuh dan gestur, belum terbentuk bahasa, sekitar 2.500 sebelum masehi sampai 650 tahun sebelum masehi. Semua manusia belajar dari pengamatan dan pengulangan. Yang muda mengamati bagaimana yang tua berburu dan mencoba mengulangi semua yang sudah dia amati, termasuk bagaimana binatang predator berburu.

Belajar dengan mengamati dan mengulangi ini sudah tertulis di kode genetik manusia.
Kalau dari kecil kamu melihat orang tua dan sekeliling kamu makan pake centong dan minum pake gayung, akan sangat aneh kalau kalian makan pake sendok dengan garpu. Itulah yang terjadi dengan bangsa Cina, Korea dan Jepang yang makan bubur pake sumpit.

Pada zaman yang serba instan internet sekarang ini generasi muda lupa akan proses ini, mereka pengen semuanya serba cepat. But lo and behold, observing and repeating (termasuk kegagalan ketika mencoba melakukannya) adalah proses yang sangat berarti bagi diri manusia, bagi kehidupan dan cara pandang akan kehidupan.

Sebagai seorang guru SMP zaman sekarang bagi saya sangat sulit untuk menanamkan bahwa proses dan pengulangan adalah hal yang penting, karena disemua bidang kehidupan tidak ada orang yang langsung ahli tanpa harus mengamati si ahli pendahulunya dan mengulang-ulang proses prakteknya sampai jadi ahli.Dari belajar berjalan sampai belajar jualan, belajar naik sepeda sampai doktor bedah, tidak ada yang instan.

Sebagai orang tua masa kini, tolong bantu anak anda mengalami proses pengulangan (dan kegagalan).Ajari mereka untuk menghargai prosesnya, try to ease their pain but let them have it. Karena sedikit sekali yang bisa dipelajari dari keberhasilan ketimbang dari kegagalan.

Steven Covey dalam bukunya 7 habit of highly effective people mengatakan salah satu ciri dari pribadi manusia yang baik (dan biasanya sukses) adalah mental toughness (ketangguhan mental). Darimana datangnya ketangguhan? dari menghadapi kegagalan berkali-kali dan tetap bangkit.

Akhir kata, almarhum Bruce lee pernah berkata "Saya lebih takut dengan orang yang belajar satu jurus tapi diulang seribu kali ketimbang orang yang belajar seribu jurus tapi hanya dilakukan sekali"


Thursday, July 29, 2021

Eulogy untuk Iwan

 


Iwan adalah sosok yang sangat mudah untuk dimintai tolong, Hidupnya penuh dengan kegiatan Sosial dan sosialisasi.

Satu hal yang sangat menginspirasi dari Iwan adalah "At least i do something about it".

Itu yang selalu dia ucapkan tiap kali kita berdebat dan pesimisme menang dalam perdebatan.

He just never give up and he did it with action.

Dia punya point of view yang aneh, tapi kalau dipikirkan lebih seksama, benar adanya, walaupun memang kadang tidak praktikal.

Sekarang dia sudah berada di Sorga bersama Bapa.

It is a job well done, kehidupanmu berhasil menyentuh dan menginspirasi kehidupan orang lain.

Until we meet again Wan

Thursday, June 10, 2021

MEMAHAMI RESOLUSI 181

Hijau itu Israel (yang pada saat itu just a bunch of jewish zionist) , oranye adalah negara arab. 
Dulu belom ada Palestina adanya negara arab. 

Sama kaya Indonesia, sebelum 1945 dimata Internasional belom ada Indonesia, adanya Hindia Belanda.
Yerusalem yang didalamnya ada mesjid Al Aqsa merupakan kota yang terpisah, atau Corpus Separatum, (tidak dimiliki Arab, tidak dimiliki Israel). Dan Israel SETUJU...jeng jeng. 

Tapi pihak Arab kaga, karena mengacu pada "Balfour Declaration" bahwa semua daerah harusnya milik Arab yang tinggal disitu sejak masih dimiliki Turki (lah wong itu milik Inggris karena menang perang lawan Turki, suka2 yang punya tanah mau dikasihkan ke siapa). 

Pada saat itu Israel deklarasi menjadi negara 1948, negaranya yang Ijo.

Trus negara arab disekelilingnya mau menghancurkan Israel yang baru lahir (Jordan, Mesir,Suriah, yang oranye dan Libanon). Israel dikerubutin 5 negara.....eh menang wkwkwkwkkwkw.

Trus semuanya jadi warna ijo karena menang perang termasuk Yerusalem. Aneksasi dari negara yang sedang berperang itu wajar (Lahh inggris juga gitu, kalau kaga ngapain sampe timur tengah tanahnya).

Trus cikal bakal palestina Protes, keluarlah Oslo Accords diikuti oleh OSLO ACCORD II, PBB Resolusi 242 dan 338, Israel menarik pasukan dan Palestina "dibagi" tanah. 

 Taukah kamu ? Dalam Oslo accord itu ada salah satu keputusan bahwa Israel harus menghidupi rakyat Palestina di sebagian tanah yang diduduki dengan memprovide Air bersih, Listrik dan dana untuk menghidupi orang2 Palestina disana. Dan Israel SETUJU..Jeng ..Jeng 

Aapakah saya setuju Palestina merdeka dan Israel berhenti melakukan agresi, YESS....big YESS

Tapi saya juga ingin Hamas berhenti melakukan Agresi. 

Balik lagi ajah ke Resolusi 181 mau gak ? itu gak win win kalau dari mata Israel, coba ajah kalau Indonesia lagi enak tidur trus diserang sama Singapore, Malaysia, Brunei dan Filipin....trus menang egh Mayalsia yang di Kalimantan (Sarawak) dan Singapore kena aneksasi jadi negara Indonesia...nangis2 minta balikin tanahnya ...elo kasih gak sebagai Indonesia yang menang perang ? 

 Modern problem need Modern Solution, kalau ngacu pake kitab suci masing2 agama ya gak kelar sampe Indonesia jadi negara industri 4.0 

 Berangkat dari situ ya sekarang kita memikirkan secara BERIMBANG bagaimana solusinya.

Gak bisa cuma mikirin Palestina doang atau Israel doang, termasuk tindakan kemanusiaannya, misalnya doctor without border, bantuan medis dan bantuan sandang papan.

Fuh capek nulisnya... Sekian dan terima gajih.

Monday, February 22, 2021

Cara perpanjang STNK Motor di Drive thru

 Hari ini gue kudu ke KOMDAK karena STNK dah expired sebulan lebih.

Sebenernya rada males karena Kondisi pandemi gini.Kadang, calonya lebih banyak daripada virus Coronanya wkwkwkwkkwkwk....

Anyway yang harus gue siapkan adalah KTP Asli, STNK (lama) Asli dan buku BPKB Asli.

Pastikan sebelum berangkat kesana kita sudah persiapkan semuanya, apalagi kalau rumah nun jauh dimato.

Kalau sudah masuk area KOMDAK (yang di jalan semanggi jakarta yee), tanya ajah sama tukang parkir Drive Thru perpanjangan STNK Motor (Roda dua) dimana.

Cuma ada 2 loket disitu, sepi banget, orang pada seneng ngantri di lantai 4 kayaknya.

Loket pertama pemeriksaan dokumen asli, biar lancar pastikan:

1. Motor elo gak kudu ganti plat nomor (siklus 5 tahun) , karena kan kudu cek fisik kalau begitar.

2. Pastikan alamat KTP, STNK dan BPKB sama, kalau beda gak tau bisa pa kagak.

3. Pastikan bawa duit cash buat bayar, gue gak tau bisa debit pa kagak.

4. Gatau dah kalau elo nyalo in STNK motor orang lain bisa pa kagak (Pake surat kuasa).

Setelah pemeriksaan dokumen (dan dikembalikan ke elo) maju ke loket berikutnya untuk pembayaran dan penerimaan STNK baru.

Dah kelar pulang sonoh.

Karena pandemi kayaknya gak ada denda keterlambatan, yuk lah perpanjang.

Gak ngantri, gak usah input data dan ngeprint form, gak usah fotocopy apa-apa.


Total waktu pulang pergi, 45 menit.

Total waktu pelayanan perpanjangan STNK 5 menit gak sampe.

Mantap sekali pelayanannya.

Jakarta 22/02/2021

Friday, February 05, 2021

Education Interuptus

Di suatu SMP sekolah beragama,

Murid belajar PKN tentang keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika dan Toleransi antar masyarakat Indonesia.

Diberikanlah tugas  untuk murid meriset dan mempresentasikan salah satu budaya Indonesia yaitu Reog dan Debus.Dengan tujuan agar murid memahami sekelumit budaya di Indonesia, terbiasa mencari fakta dan menyajikan data untuk satu topik, Memiliki kebanggaan karena mereka bagian dari negara yang sarat kebudayaan.

Tiba-tiba, sang guru diprotes orang tua karena Debus tidak mencerminkan ajaran agama tertentu dan tidak seharusnya murid meriset kebudayaan seperti itu.

Disini, bisa dilihat ketidakmampuan orang tua dalam membedakan antara ajaran agama dan ilmu pengetahuan.Ketidakpahaman tersebut bahkan ikut di dukung oleh pihak sekolah, dikarenakan takut orang tua mengeluarkan anaknya dan sekolah kehilangan penghasilan.

Ada pepatah tak kenal maka tak sayang, bagaimana kita mengajarkan toleransi kepada anak kita apabila kita tidak mengenalkan mereka tentang hal-hal yang berbeda dengan mereka, baik itu suku, ras, budaya dan agama.

Bahwa di Indonesia ada budaya dan agama yang berdoa menghadap ke timur, menghadap patung, menyembah leluhur, pohon, arca, batu dan benda lain itu adalah fakta, dan mereka yang melakukannya adalah saudara kita, bangsa Indonesia.

Kita belum bicara Wawasan Nusantara bagaimana sebagai orang Indonesia, kita wajib membela dan mengembangkan Budaya yang kita miliki sebagai salah satu keunikan dan modal berbangsa.

Makna dari keberagaman menjadi buyar karena pemahaman sempit yang tidak dimiliki oleh orang tua.

Monday, April 01, 2019

RIENJANI 2009

dapet ngoprek puisi lama...gile gue perna bikin puisi coy...menjijikan

Sekali lagi aku berdiri di sini
Angin dingin menusuk di wajah
Tebing yang memanggil
bunyi jangkrik yang bergaung

Rien, segala kenangan itu menghampiri
menerpa dan menerjang
menggetarkan hati dan kelenjar air mata
merembes keluar tanpa permisi

Rien, Masih terasa di hati
slide-slide besar hitam putih
Rien, Selalu terkilas di mata
Gerak gerik awan dan warna lembayung senja

Dingin di sini masih sama seperti 3 tahun kemarin
Gaung yang sama masih berbunyi dari ngarai
Kabut pucat masih menemani
Rien, andai kamu ada di sini

Hangat genggamanmu masih terasa di telapak
Wajah kamu yang sedikit menunduk ketika tersenyum
semburat merah di pipi bila kamu kedinginan
pelukan yang tidak mau lepas ketika kita menanti Matahari

Rien,kuteriakan namamu di sini
Puncak yang sama ketika bibir tertaut pertama kali
Awal dari ratusan kecupan yang tidak bisa hilang
Awal dari perpisahan yang pahit.

Rien andai kamu di sini...
Rien, gaung masih terdengar dari teriakan parau ku
angin masih sebeku hati ku
Rien, kamu menjawab semua pertanyaan ku mengenai arti hidup

Tinggal satu pertanyaan yang belum terjawab
Bagaimana cara melupakan kamu ?

PS : this poem is fictional, any similiarities with name and place is
purely coincidence.

Friday, February 15, 2019

Perempuan dan make up

Kenapa sih cewe2 pake make up ?
Gue pribadi lebih suka cewe yg natural....gak usah pake make up.
Gue orang ya suka kejujuran, termasuk warna pipi,bibir Dan mata cewe.
Bayangin zaman dulu, belom Ada make up, elo ngeliat cewe cakep, most probably semua orang pun berfikir tuh cewe cakep.

Jadi menurut gw make up itu yg menemukan pasti cewe yang merasa dirinya jelek.
Make up itu memberikan fighting chance buat cewe yang merasa dirinya jelek untuk tetap Ada di market.

Kemajuan teknologi itu membuat banyak orang jadi pembohong, apalagi sekarang kan Ada camera 360.
Muka elo Kaya pengabdi setan, tapi kalau selfie pake kamera 360 minimal Kaya Tara basro....

Coba kalau lihat aslinya, mungkin Kaya botol sosro.

Disclaimer: I have nothing against woman with make up, this is only my personal opinion, istri gue juga belajar make up artist kok...and i am totally fine with it.

Friday, August 12, 2016

Renungan Iseng mengenai kehidupan


Life Expectancy atau Harapan hidup meningkat sangat dalam lebih dari 50 tahun di seluruh dunia.




Hans Rosling, pakar statistik sosial juga menyimpulkan hal yang sama dalam pembicaraannya.
https://www.youtube.com/watch?v=jbkSRLYSojo

Zaman dulu, virus influenza atau bakteri yang menginfeksi luka cukup untuk membunuh manusia.

https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/treatments/Pages/The-History-of-Antibiotics.aspx

Sekarang even AIDS sudah menemukan titik terang dalam pengobatan dengan adanya anti retro virus.
http://patient.info/health/medicines-for-hiv-and-aids

Lantas kenapa temen or kenalan gue pada mati muda ?

Apakah benar bahwa Alam selalu menemukan keseimbangan dan manusia memang tidak di takdirkan untuk hidup terlalu lama ?

Temen gue Juned, pernah share artikel mengenai bagaimana penduduk Bhutan merefleksi kematian.
http://www.bbc.com/travel/story/20150408-bhutans-dark-secret-to-happiness

dan bagaimana kematian merupakan salah satu faktor dari kebahagiaan di Bhutan.

Gue dulu berpikir bahwa salah satu faktor yang identik dengan kebahagiaan adalah umur panjang.

Dengan statistik di gambar seharusnya dunia lebih bahagia sekarang ketimbang 50-60 tahun yang lalu.

Boy i was wrong, Jepang yang merupakan salah satu jawara negara penghasil umur terpanjang berada di sisi bawah dalam world happiness index :

http://happyplanetindex.org/
http://www.sciencealert.com/the-world-happiness-index-2016-just-ranked-the-happiest-countries-on-earth

Mungkin benar adanya bahwa kebahagiaan adalah apa yang kita refleksikan dari hidup yang (belom tentu) panjang.

Tuesday, July 26, 2016

Luke 11: 1-13

Tenacity and whats not.

Injil hari ini mengajarkan mengenai pantang menyerah, mengenai berhati-hati untuk apa yg engkau minta.
Kadang sering kali manusia meminta sesuatu yg menurut mereka hal yg mereka butuhkan.
Tetapi karena ternyata Bukan itu yg dia butuhkan, mereka mudah melupakannya.
Selain doa, willpower untuk mengejar apa yg diinginkan juga penting adanya.

Perumpamaan yg diberikan Yesus di injil Lukas menunjukan bahwa if you do it hard enough eventually you would get it. Kalau Bukan dengan kerelaan, dengan ketidak relaan.

Kalau di kitab suci "Shameless Audacity"

Tahun ini semua bacaan Injil diambil dari Lukas atau Luke. Walaupun ada 4 murid yang menulis cerita tentang Yesus, Lukas selalu berbeda, dan cocok banget sama watak gue.

Should change my babptism name to Luke or something.....Skywalker.

Thursday, July 14, 2016

Di suatu hari minggu

Bacaan hari minggu kemaren (lukas 10:25-37)  menunjukan inti Dari bagaimana mengikuti Yesus Kristus.
Bukan sebagai rohaniwan yg paham segala dalil agama, Bukan sebagai Suku dan bangsa, dan Bukan sebagai penegak hukum masyarakat.
Tetapi hanya sebagai manusia yang mau menolong manusia lain, tanpa harus memiliki kesamaan agama,Suku atau pandangan nilai sosial.
Belajar mengikuti Kristus kadang sangat berbeda dengan belajar untuk memeluk agama tertentu.
Hidup bisa dengan mudah dilalui dengan berpegang pada ajaran Kristus alih2 pada ajaran Kristen atau katolik.
Kadang di dunia ini hanya butuh hal yg simpel seperti perhatian dan kasih....
Kasih yang tulus adalah kasih yang kita tidak harapkan untuk kembali.

The act if random kindness

Sunday, May 08, 2016

Happy Mother's day

Dalam hidup ini satu hal yang tidak bisa kita pilih, lahir dari rahim siapa. Udah banyak puisi indah yang di tulis untuk seorang ibu, pejuang tanpa syarat yang kerjanya 24 jam untuk ngurusin anaknya.

Lantas bagaimana yang meninggalkan bayinya di tong sampah, atau di dalam kardus ?

Ibu juga seorang manusia, mereka gagal, mereka marah, mereka sedih dan tertekan. Kadang ibu pun tidak siap, ketika semuanya indah dan penuh cinta, mungkin mereka pikir mereka siap....dan ketika anaknya muntah pertama kali....mereka panik dan baru sadar, menjaga diri sendiri tidaklah sama dengan menjaga manusia kecil yang belum bisa berkomunikasi.

Kasih orang tua sepanjang masa, kasih anak sepanjang jalan.

Mungkin ini benar adanya, gue juga merasakannya, tetapi...mari gue ceritakan apa yang terjadi ketika gue masih kecil...di bawah 10 tahun.

Saat itu sudah malam, sudah waktunya tidur, entah kenapa gue gak bisa tidur.Mungkin karena badan gue gak enak, dan gue mau cari mama.....
Gue inget ternyata beliau sedang main kerumah temannya, jarak sekitar 10 rumah dari rumah gue, tetapi sudah beda jalan, gue sering diajak kesana beberapa kali untuk bertamu.
Dengan mengandalkan ingatan gue, pergilah gue kesana, malam-malam, gelap-gelap di jalan yang lumayan ramai.Bagi anak umur 5 tahun itu merupakan petualangan yang lumayan menakutkan.

Sesampainya di rumah temen mama , gue mendapati mama sedang ngobrol sama temannya, bercanda mungkin karena banyak tawa disana.

ketika melihat gue, semua berhenti, wajah senang mama berubah seketika.

Gue menjadi anak yang bandel, gue inget gue di seret pulang (badan gue cukup kecil dan kurus waktu itu).....bener benar di seret karena gue kehilangan sebelah sendal gue.
Gue di marahin sambil kita berjalan pulang, itu bukan pertama kalinya......

sampai di pintu rumah gue di dorong sampai jatuh, dan di tendang 2 kali, pertama kena perut gue dan gue terguling...tendangan kedua persis di muka gue, dan gue terguling sampai di ruang keluarga...melintasi 2 ruangan (rumah nenek gue modelnya panjang) kira-kira 7-8 meter jauhnya.Alhasil hidung gue berdarah banyak sekali.....itu awal dimana hidung gue menjadi sangat sensitif dan mudah mimisan.Kalau pembantu tua tidak segera mengangkat gue, mungkin akan ada tendangan ketiga, gue udah stengah sadar waktu itu....gue baru umur 5 tahun.

Segera pembantu tua membawa gue ke kamar, gue inget darah dari hidung gue banyak sekali netes ke lantai dan karena ketika bangun esok pagi, badan gue sakit dan bantal gue basah oleh darah.Gue tertidur sambil menangis.

Kenapa gue harus hidup dengan mama yang seperti itu ?

Itu bukan pertama dan terakhir kalinya, suatu waktu setelah selesai olah raga, gue tuker baju di kelas dan guru melihat badan gue terdapat banyak bilur-bilur bekas pukulan ikat pinggang.Mama di panggil ke sekolah karenanya.Tapi itu belom selesai.

Suatu saat gue pernah di pukul pakai kepala ikat pinggang, iya kepalanya...yang terbuat dari besi, ada bagian pendek yang biasanya masuk ke lubang ikat pinggang menancap di paha gue...

Pernah satu kali mama mengambil golok dan mengejar gue di meja printing yang panjang (meja untuk cetak kain).Apabila tidak ada nenek yang melindungi, mungkin nyawa gue selesai sampai di situ.

As i grow older, the beating start getting less and less.but i still remember every single one that ever happen.Maybe, because my mom change or i am too big to be beaten up.

Ketika gue dewasa, gue baru tau bahwa ternyata mama pun mendapat perlakuan yang sama dari orang tuanya.The sins of the parents.

Kita tidak bisa memberikan apa yang kita tidak punya.

Kutukannya harus putus dan berakhir.

ketika gue harus memukul altair pakai rotan, dan bekas pukulan itu bertanda...gue suka sedih...i became like my mom.....biasanya segera gue obatin lukanya....dan gue peluk dia.

Katanya anak yang sudah lewat dari balita sudah tidak bisa di hukum secara fisik, they will remember it.

Sedikit banyak gue mulai mengerti kenapa mama melakukannya, karena itu yang paling mudah ketika kita kecewa dan marah akibat perilaku anak.

Cinta orang tua adalah merawat dan membesarkan, cinta seorang anak adalah menerima dan memaafkan.

Karena anak tidak bisa memilih orang tua...dan orang tua kita tidak bisa di tukar tambah dengan panci 3 susun atau cicilan 0%.

Gue menghabiskan banyak waktu sebagai remaja dan orang dewasa untuk memaafkan, untuk mencintai tanpa syarat.Hubungan gue sekarang dengan orang tua bisa di bilang cukup baik, yes we disagree on something but hey...who does not ?

Di hari ibu (internasional) ini, semoga kita semua bisa memaafkan dan bersyukur apabila ibu kita tidak seperti yang gue punya and i love her so much.



Dan Waktu..............waktu tidak pernah menunggu..................


Tuesday, February 02, 2016

TOP TEN WEIRD SHIT THAT HAPPEN IN 2016

Niatnya sih sebenernya cuma maen-maen ajah.
tapi karena sering menemukan hal yang menurut gue aneh, gue bilang sama istri gue buat nulis di blog mengenai hal ini.
Trus beberapa waktu kemudian bini gue ngingetin lagi bahwa gue harus menulis ini di blog gue, dan di jadikan sesuatu yang memorable di tahun 2016.
Mulailah gue on a quest untuk mengingat, yep....mengingat, karena gue gak mau nyari2 hal aneh di dalam hidup gue....misalnya:
Mencoba ngepet tapi pake senter ketimbang lilin (asal batrenya penuh gak perlu ada yang jagain, efektivitas meningkat 50% bro.....hasilnya gak perlu di bagi sama orang yang jagain lilin.Lebih cepet kaya kan gue ?
Atau nyoba bersamadhi di gua keramat, tapi bawa bantal yang empuk buat duduk bersila.Mayan kan gak usah duduk di bekas pupup kelelawar.

anyway karena work in progress sampe 2016 berakhir, gue akan publish bertahap dan akan gue edit-edit apabila ada tambahan hal yang aneh.

mari kita mulai dengan countdown di nomor 

10. MISTERI DUIT YANG JATUH

Waktu itu gue pergi ke Cityloft sama istri dan temen buat makan ramen, setelah selesai makan istri gue mau ke supermarket di situ, tapi dia mau ke WC dulu.
Kita ketemuan lagi di supermarket dan tiba-tiba istri gue nongol bawa iphone 4 (gak tau ada Snya atau bukan).Dia bilang nemu di WC, dan bingung gimana balikinnya.Trus gue suruh dia buka (untung gak di lock), dan gue suruh cari foto2 selfie yg punya...adalah 1 foto...tapi mereka (perempuan semua) sedang berjejer ber tiga.
bingung lah yang mana manusianya.Sambil belanja kita celingukan buat nyari siapakah pemilik HP tersebut, i mena kalau dia merasa kehilangan at least dia akan telepon menggunakan telepon temannya.
Setelah mau di kasir, gue ngeliat ada perempuan mukanya mirip sama salah satu perempuan di foto itu...trus gue tunjuk2 sama istri gue "yang itu kali orangnya".
Ternyata perempuan ini sambil nyari dompet di tasnya, dia juga sibuk obok2 nyari HP dia.Mungkin mau di cek sambil antri.Perubahan wajahnya ketika dia obok2 tas dia itu keliatan banget, dan dia mulai panik.
Langsung gue bilang sama istri gue, itu pasti yang punya hapenya, gih sana samperin dan kembalikan.Benar ternyata perempuan itu pemilik HP tersebut karena dia langsung berterima kasih sama istri gue,dan menyebutkan kemungkinan tempat istri gue menemukannya.

Di sebelah supermarket ada toko yang harganya satu macam, barangnya macam-macam.Sambil meng update temen gue akan kejadian itu (karena dia gak ikutan masuk ke supermarket) kita ketawa2 sambil ngerasa orang paling hoki sedunia, karena bisa mengembalikan handphone...iphone lagi.....udah jarang (bukannya gak ada) orang mbalikin HP yang ketinggalan.

Temen gue bilang gila yah hoki banget bisa dapat iphone, trus tiba-tiba istri gue bilang "sangking hokinya tuh ada duit jatuh " ,sambil nunjuk 5 ribuan kucel di lantai depan pintu toko.
OMG, we are hoki or what ? di situ ada cewe gendut lagi neleponan, menghadap ke arah lain jadi dia kagak lihat,tapi gue sempet nyeletuk "duit sape nih ye" sambil ambil tuh duit dan celingukan.

akhirnya tuh duit gue masukin ke kantong belanjaan supermarket gue sambil masuk ke toko ngikutin bini gue.Gak lama cewe gendut yg nelepon itu nyamperin gue sambil bilang "mas nemu duit gak di depan situ?", dengan sigap gue kasih tuh gocengan. But............ "Mass, yang seratus ribuannya mana ?", laaaaahhh....mana gue tau , wong gue cuma nemuin duit goceng....."trus dengan bersungut-sungut tuh cewe bilang "iya mas seratus ribuan aku juga jatuh tadi...", ya gue bilang ajah gue kaga tau dan kagak nemu duit seratus ribuan.

Lantas tuh cewe langsung ngeloyor pergi dengan muka jutek, tanpa bilang terima kasih atau apalah....

Gila yeh Indonesia......

9. Misteri bawaan kagak Elit

Pada awal tahun, temen satu grup ngadain fancy dinner ceritanya, pergilah kita ke JW Marriot.

Sebelum kesana, paginya ke rumah nyokap untuk ngambil singkong satu karung dan di taruh di mobil.

Alhasil waktu di periksa bagasinya (2 kali karena gue masuk dari pintu yang salah), polisi yang periksa bingung disangkanya gue bawa misil.....hahahahaha....misil sumbu mungkin...thats weird.

Kemaren mau lewat ke Mall kuningan City, baru pulang dari pasar petojo bawa sayur asin (gugel ajah lah kalau gak tau), bau nya kan asem banget tuh....tumben-tumbenan petugas mau buka mobil, biasanya cuma di sweep pake kaca di bawah chasis mobil doang.
Begitu di buka sama bapak petugasnya, dia langsung berkenalan dengan semerbak asem dari sayur asin hasil fermentasi cuka....hmmmmmm.......itu bukan wangi TNT pak.

8. Misteri maling langganan

Semenjak gue punya mobil Rush itu, udah 3 kali Spion mobil kiri gue di colong orang.
This is really annoying. Hilangnya selalu di lokasi yang sama, yaitu rumah tante nya Susi.
Waktu kehilangannya juga mirip-mirip. Kalau gak mau lebaran pasti habis Lebaran.
Yang aneh, kenapa selalu Spion sebelah kiri ? Spion sebelah kiri itu paling susah buat di ambil karena parkirnya mepet tembok sebelah kiri.
Gue rasa malingnya butuh tantangan, karena kalau ngambil spion sebelah kanan itu terlalu mainstream.


To be continued.......

Tuesday, January 12, 2016

somewhere in my memories

When it comes to somebody you ever loved, you can never really forget about the feeling.
The emotions that lingers inside you, with a drop of rain, with a verse in the songs, with a sentences written in the book or your phone screen.It will sprung to light and makes you often wonder the possibilities, the what-ifs.

Yesterday i was talking to an old friend, whom i had a crush on couple hundred months ago (yeah, that long) when suddenly i just snap at her and said things that i wish i said it back then...but now i have to apologize and take it back because its hundreds of month to late.

People tend to say that if it does not work, you better forget it.But i have learn that you never really forget about anything that involved your feelings, your heart.Its just buried deep.

My friend said to me once "when you hear an old song, and you remember somebody you ever care.That means you are actually forget about them already.Because you can never bring them into your thoughts without something to trigger it."




Thursday, January 02, 2014

The Passion of giving

Sering kali dalam hidup gue , menemukan orang-orang yang mengatakan "Coba gue punya duit , Coba gue orang kaya, Pasti gue akan banyak membantu banyak orang."

Even kadang gue pun berpikir seperti itu...kadang.

Belajar memberi adalah sebuah skill (yess, menurut gue ini skill...karena harus di pelajari) yang cukup penting dalam kehidupan.Tidak ada kebahagiaan yang bisa bertahan lama tanpa tindakan memberi.

Karena sangat penting sampai ada pepatah/sajak dari Cina yang mengatakan mengenai RAHASIA KEBAHAGIAAN.

"kalau ingin bahagia satu jam, pergilah tidur siang

Kalau ingin bahagia satu hari, pergilah memancing

Kalau ingin bahagia satu bulan, menikahlah

Kalau ingin bahagia satu Tahun, warisilah harta

Kalau ingin bahagia selamanya, Tolonglah orang banyak"

Pertanyaan yang bagus adalah :

apakah dengan memiliki banyak (harta,uang,penghasilan), setiap orang juga akan meningkatkan keinginannya (atau actionnya) untuk memberi ?

Atau pertanyaan yang lebih penting lagi, apakah banyak uang akan membuat kita lebih baik atau lebih jahat ?

Apakah uang sumber kejahatan ?

As far as we want to say NO it does not.Penelitian di Berkeley USA baru-baru ini menunjukan bahwa status dan besarnya penghasilan seseorang berpengaruh terhadap perangai mereka dalam memperlakukan sesamanya.Ini ada linknya silahkan di klik dan di tonton plus di baca subsnya (dalam bahasa inggris).

http://www.ted.com/talks/paul_piff_does_money_make_you_mean.html

sangat Mencengangkan bahwa memang ada korelasinya antara orang yang banyak uang dengan perangai buruk orang itu.

Memang tidak bisa di pukul rata begitu saja, karena banyak orang kaya yang philantropis...yang berbagi apa yang mereka punya dengan sesama.Tetapi, artikel di atas sangat bagus untuk gue merefleksikan diri gue.

" Untuk berbuat baik tidak perlu nunggu apa-apa"

Gue belum lama ini (setahun yang lalu....ya iya lah sekarang kan udah 2014 gitu loh) bayarin orang yang gue gak kenal makan soto ayam....well, ceritanya sih rada gak di sengaja.

Jadi waktu gue Mau makan soto ayam, tukang sotonya lagi bikin untuk satu orang yang sedang menunggu makanannya jadi, trus karena gue juga pesen si Abang bikin 1 mangkok lagi buat gue.
Setelah jadi dan gue lagi seru makan si abang bilang mau sholat, trus nanti gue di suruh bayar sama tukang batagor yang berada di sebelah (rada jauh sih) gerobak soto ayam.Masalahnya, orang yang satu lagi gak di bilangin kayak gitu.So setelah gue selesai makan gue langsung ke tukang batagor dan membayar soto ayam pake duit 50 ribu an. Si tukang batagor bilang "Satu atau dua mas ? gak ada uang kecil nih ? gak ada kembaliannya saya baru keluar". Trus gue tanya "Emang kalau 2 mangkok ada kembaliannya ?" si abang bilang "Ya tetap gak ada kudu di tukerin dulu" . Yeeeeeeeeeeee.....pake nanya satu atau dua....akhirnya gue bilang ajah yah udah tukerin sana.
Setelah di tukerin uangnya di kebalikanlah uang gue 30 ribu, trus gue tanya emang semangkok berapa ? dia bilang 10 ribu...kan tadi bilangnya 2 mangkok.

Oh..ya udah ..tolong bilangin sama si Mas yang lagi celingukan karena tukang soto gak dateng2 itu bahwa dia udah gue bayarin....Tapi somehow gue gak yakin tuh tukang batagor jujur ..hehehehehe...sorry bang muke loe kaya kriminal sih..akhirnya sambil jalan gue teriakin si masnya " Mas, sotonya udah saya bayarin yahhh" , si Mas itu bengong gak tau mau ngomong apa (karena emang gak kenal sama gue dan tadi sambil makan juga gak ngobrol) trus gue kabur...tanpa menoleh lagi.

Somehow, i feel happy....padahal duit di dompet yah tinggal selembar itu...50 ribuan...

Tukang batagor bermuka gak meyakinkan itu (hehehehe..sorry yah bang batagor) sudah membantu gue untuk melakukan ARK (Act of Random Kindness, yang nonton bruce almighty pasti tau).

Bukan bermaksud menyombongkan diri dengan menceritakan ini.. yang mau gue share adalah implikasinya bagi kebahagiaan diri gue sendiri....

Kadang gue berfikir...memberi itu....egois....karena untuk kepuasan dan kebahagiaan gue sendiri....

Walahuallam...semoga ketika nanti gue punya lebih banyak uang..gue tetap akan melakukannya.